Penggunaan darah menstruasi sebagai masker wajah, atau yang dikenal dengan istilah menstrual masking, telah menjadi tren viral di media sosial dan memicu kontroversi di masyarakat.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Dengan tagar #periodfacemask, praktik ini telah dilihat miliaran kali, namun belum ada regulasi yang jelas mengenai dosis atau durasi pemakaiannya.
Pendapat Pendukung Penggunaan Darah Menstruasi
Pendukung praktik ini beralasan bahwa darah menstruasi mengandung sel punca, sitokin, dan protein yang diyakini dapat membantu meremajakan kulit. Menurut Science Alert, meski terdapat klaim tersebut, bukti klinis yang mendukungnya masih sangat minim.
Sebuah studi menunjukkan bahwa plasma dari cairan menstruasi dapat mempercepat penyembuhan luka cukup signifikan. Dalam percobaan laboratorium, luka yang diobati dengan plasma menstruasi menunjukkan perbaikan 100% dalam waktu 24 jam, berbeda dengan 40% pada luka yang diobati menggunakan plasma darah biasa.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Perbandingan Dengan Prosedur Kosmetik Lain
Praktik menstrual masking sering dibandingkan dengan 'vampire facial', sebuah prosedur kosmetik yang diperkenalkan oleh selebritas seperti Kim Kardashian. Vampire facial menggunakan plasma kaya trombosit (PRP) yang diekstrak dari darah pasien sendiri dan disuntikkan ke wajah.
Meski demikian, para ahli mengingatkan agar tidak mengaitkan PRP dengan darah menstruasi, karena cairan menstruasi adalah campuran kompleks yang terdiri dari darah, jaringan endometrium, sekresi vagina, serta berbagai hormon dan protein.
Risiko Penggunaan Darah Menstruasi
Cairan menstruasi berpotensi mengandung bakteri dan jamur, seperti Staphylococcus aureus, mikroba umum yang dapat menyebabkan infeksi jika masuk ke dalam luka atau pori-pori. Hal ini tentunya meningkatkan risiko penularan infeksi menular seksual (IMS) ke kulit.
Sebaliknya, PRP disiapkan dalam kondisi steril. Prosedur PRP melibatkan pengambilan darah yang kemudian diputar dalam centrifuge untuk memisahkan lapisan kaya trombosit sebelum disuntikkan ke kulit.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: