Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 11:55 WIB

Sam Altman Menilai Konsep Pembangunan Pusat Data di Luar Angkasa sebagai Tantangan Besar

Author

Sam Altman Menilai Konsep Pembangunan Pusat Data di Luar Angkasa sebagai Tantangan Besar

CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa ide pembangunan pusat data di luar angkasa tampak tidak realistis dalam konteks teknologi dan ekonomi saat ini.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap visi Elon Musk yang mengusulkan infrastruktur data orbital dalam strategi bisnisnya.

Pernyataan Altman di AI Impact Summit

Pendapat kritis Sam Altman disampaikan dalam pidatonya di AI Impact Summit yang berlangsung di New Delhi, India, pada 20 Februari. Ia mengutarakan, 'Saya pribadi merasa, dengan kondisi saat ini, gagasan menempatkan data center di luar angkasa adalah sesuatu yang tidak masuk akal.'

Altman menjelaskan bahwa biaya peluncuran dan operasional pusat data luar angkasa jauh lebih tinggi dibandingkan alternatif yang sudah ada di Bumi. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan berbagai faktor yang membatasi pengembangan teknologi semacam itu.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus

Biaya dan Tantangan Teknis

Dalam pernyataannya, Altman menyoroti aspek biaya yang penting dalam menilai kelayakan pusat data orbital. Ia mengatakan, 'Namun jika melihat perhitungan kasar antara biaya peluncuran dan biaya energi yang bisa kita hasilkan di Bumi, kita belum sampai pada tahap itu.'

Ia juga mengungkapkan kesulitan dalam pemeliharaan perangkat keras di luar angkasa, terutama terkait dengan kerusakan yang sering terjadi. Tanpa inovasi teknologi dan penurunan biaya yang signifikan, gagasan ini sulit direalisasikan.

Skeptisisme dari Pelaku Industri

Pandangan skeptis terhadap ide pusat data di luar angkasa juga didukung oleh CEO Amazon Web Services, Matt Garman, yang menyatakan bahwa teknologi saat ini masih 'sangat jauh' dari implementasi komersial.

Sementara itu, Elon Musk sebelumnya mempromosikan ide ini sebagai bagian dari rencana bisnis perusahaan gabungan SpaceX dan xAI. Google juga telah mengumumkan proyek serupa, bernama Project Suncatcher, yang menargetkan pengembangan infrastruktur yang sama pada November 2025.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU