Rabu, 28 JANUARI 2026 • 11:21 WIB

WhatsApp Perkenalkan Proteksi Akun Canggih untuk Tangkal Ancaman Siber

Author

WhatsApp Perkenalkan Proteksi Akun Canggih untuk Tangkal Ancaman Siber

WhatsApp baru saja merilis fitur pengaturan ketat akun yang bertujuan untuk meningkatkan aspek keamanan penggunanya dari berbagai ancaman siber yang semakin kompleks.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Fitur ini diutamakan bagi individu dengan risiko tinggi, seperti jurnalis dan aktivis, meskipun tetap dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang membutuhkan perlindungan ekstra.

Deskripsi Fitur Pengaturan Ketat Akun

Fitur pengaturan ketat akun ini memiliki tujuan untuk membatasi beberapa fungsi inti WhatsApp, sehingga mengurangi area yang dapat diserang. Pendekatan ini mirip dengan mode lockdown yang digunakan oleh perusahaan teknologi lain seperti Apple.

Di antara perlindungan yang ada dalam fitur ini adalah pemblokiran atas lampiran dari pengirim yang tidak tercantum dalam daftar kontak serta pembungkaman panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko serangan terhadap pengguna yang berpotensi menjadi target.

WhatsApp menyarankan agar fitur ini diaktifkan oleh pengguna yang merasa berisiko tinggi menjadi target serangan siber. Meskipun demikian, pengguna umum cenderung tidak akan menjadi korban dari jenis serangan tersebut.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Perang Melawan Spyware dan Sejarah WhatsApp

Peluncuran fitur ini sangat terkait dengan sejarah WhatsApp dalam menghadapi berbagai serangan spyware, mencakup insiden yang terjadi pada tahun 2019 dimana sekitar 1.400 penggunanya menjadi target serangan menggunakan spyware Pegasus.

Meta, sebagai induk perusahaan WhatsApp, telah mengambil langkah hukum terhadap NSO Group, produsen spyware tersebut, dan berhasil meraih kemenangan dalam beberapa aspek hukum, termasuk penggantian kerugian yang mencapai US$ 167,25 juta.

WhatsApp juga aktif dalam membongkar berbagai kampanye spyware lain yang mengincar jurnalis dan berusaha membersihkan platformnya dari ancaman tersebut.

Pandangan Ahli dan Fitur Keamanan Lainnya

Natalia Krapiva, penasihat hukum di Access Now, menggambarkan fitur pengaturan ketat akun sebagai langkah yang signifikan untuk individu dengan risiko tinggi. Ia mencatat, 'Fitur ini terdengar seperti tambahan yang sangat baik untuk Apple lockdown mode dan Google advanced protection.'

Krapiva juga menekankan bahwa penyelesaian masalah spyware melalui jalur hukum sering kali mahal dan kompleks. Ia menambahkan, 'Fitur gratis yang tidak memerlukan keahlian teknis dapat mencegah kerusakan sebelum terjadi, terutama bagi jurnalis dan aktivis.'

Selain fitur pengaturan ketat akun, WhatsApp juga meluncurkan beragam fitur keamanan baru, termasuk kunci chat dan autentikasi tanpa password, yang berkontribusi terhadap peningkatan perlindungan data pengguna.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU