Senin, 29 DESEMBER 2025 • 21:30 WIB

Gmail Memperkenalkan Fitur Perubahan Alamat Email Tanpa Akun Baru

Author

Gmail Memperkenalkan Fitur Perubahan Alamat Email Tanpa Akun Baru

Google mengumumkan bahwa pengguna Gmail kini dapat mengganti alamat email mereka tanpa harus membuat akun baru. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam mempertahankan data penting saat melakukan perubahan tersebut.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota

Informasi mengenai fitur ini saat ini baru tersedia dalam versi bahasa Hindi, menunjukkan bahwa peluncuran awal kemungkinan akan dilakukan di India sebelum diperluas ke wilayah lain.

Perubahan Signifikan bagi Pengguna Gmail

Dengan fitur terbaru ini, pengguna Gmail dapat mengubah alamat email mereka sambil tetap menggunakan alamat asli sebagai alias. Alamat lama akan tetap berfungsi untuk menerima email dan digunakan untuk mengakses layanan Google lainnya.

Sebelumnya, pengguna yang ingin beralih ke alamat email baru harus melalui proses rumit dengan membuat akun baru dan memindahkan data secara manual. Hal ini sering menyebabkan kerumitan dan risiko kehilangan informasi berharga.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Fitur dan Kebijakan Baru

Google menjelaskan bahwa data pengguna, termasuk foto dan pesan, akan tetap aman dan tidak berubah meskipun alamat email baru diaktifkan. Pengguna juga diberikan opsi untuk menggunakan kembali alamat email lama kapan saja, sesuai informasi dari halaman dukungan dalam bahasa Hindi.

Namun, perlu dicatat bahwa setelah mengubah alamat email, pengguna tidak akan bisa membuat alamat Gmail baru lainnya dalam waktu 12 bulan ke depan, dan alamat baru yang dipilih tidak dapat dihapus.

Kendala dan Peluncuran Fitur

Meskipun fitur ini menjanjikan kemudahan bagi pengguna, Google belum memberikan detail mengenai wilayah yang akan mendapatkan akses pertama kali. Fitur ini sampai saat ini hanya terdeteksi oleh pengguna di forum dan komunitas teknologi.

Google juga belum merilis siaran pers resmi terkait perubahan ini, yang menimbulkan berbagai spekulasi mengenai rencana peluncuran fitur di berbagai negara.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU