Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 22:40 WIB

Risiko dan Solusi dalam Pengisian Daya Smartphone Semalaman

Author

Risiko dan Solusi dalam Pengisian Daya Smartphone Semalaman

Praktik mengisi daya smartphone semalaman menjadi kebiasaan umum di kalangan pengguna. Namun, terdapat pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan baterai perangkat tersebut.

Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Cara Kerja Baterai Li-Ion

Saat ini, sebagian besar smartphone menggunakan baterai litium-ion (Li-Ion), yang dikenal memiliki daya tahan yang baik serta efisiensi dalam menyimpan energi. Namun, baterai ini juga memiliki batasan, seperti siklus pengisian yang dapat mempengaruhi kinerja dari waktu ke waktu.

Ketika baterai terisi penuh, sistem pengisian otomatis akan menghentikan pengisian daya. Fitur ini dirancang untuk melindungi baterai dari kemungkinan overcharge, meskipun tetap ada potensi masalah yang harus diperhatikan.

Dampak Pengisian Daya Semalaman

Walaupun perangkat modern dilengkapi dengan sistem pengisian yang cerdas, mengisi daya semalaman tetap dapat memberikan efek negatif. Proses ini berpotensi meningkatkan suhu baterai yang, jika berlangsung lama, dapat memengaruhi umur baterai secara keseluruhan.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Seorang analis teknologi menyatakan, 'Ketika suhu baterai meningkat, reaksi kimia di dalamnya bisa mengurangi kemampuan menyimpan daya.' Pengalaman pengguna bervariasi; mereka yang menggunakan ponsel secara intensif kemungkinan akan merasakan penurunan kinerja baterai lebih cepat.

Alternatif dan Tips untuk Pengisian Daya yang Aman

Bagi pengguna yang khawatir tentang dampak negatif pengisian semalaman, terdapat beberapa alternatif yang dapat diterapkan. Misalnya, menggunakan charger dengan arus yang lebih rendah bisa menjadi pilihan untuk menjaga suhu baterai lebih stabil.

Disarankan untuk menghindari pengisian baterai hingga benar-benar habis sebelum mulai mengisi. Mengisi daya ketika baterai berada di antara 20-80% diperkirakan dapat memperpanjang umur baterai secara efektif.

Dalam menjaga kualitas baterai, penting untuk memastikan perangkat dalam kondisi yang baik, seperti tidak terpapar suhu ekstrem, dan menggunakan aksesoris resmi dari produsen untuk menghindari risiko lebih lanjut.

Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU