Sony Interactive Entertainment (SIE) secara resmi mengumumkan peluncuran DualSense Wireless Controller Genshin Impact Limited Edition, yang telah ditunggu-tunggu oleh banyak gamer di seluruh dunia.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Kolaborasi ini membawa elemen permainan konsol ke dalam dunia Teyvat yang sangat dicintai oleh jutaan penggemar, dengan peluncuran global dijadwalkan pada awal tahun 2026.
Rincian Peluncuran dan Pre-order
DualSense Genshin Impact akan diluncurkan secara resmi untuk pasar Asia, termasuk Jepang, pada 21 Januari 2026. Perilisan di kawasan lain dijadwalkan akan menyusul pada 25 Februari 2026.
Masa pre-order untuk kontroler ini akan dimulai lebih awal, yakni pada 11 Desember 2025, melalui kanal PlayStation Direct serta retail resmi di berbagai negara, memungkinkan para penggemar untuk mendapatkan produk ini sebelum kehabisan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Harga dan Desain Kontroler
Kontroler edisi khusus ini dijual dengan harga US$84.99, yang setara dengan sekitar Rp 1,35 juta. Sementara itu, harga di Eropa tercatat mencapai €84.99 dan £74.99 di Inggris.
Desain dari kontroler ini terinspirasi oleh karakter Traveler Twins dan Paimon, yang dilengkapi kombinasi warna dan pola yang mewakili suasana petualangan dalam permainan Genshin Impact.
Strategi Perluasan Pasar Sony
Kerjasama ini merupakan langkah strategis bagi Sony untuk memperkuat ekosistem PlayStation 5 dengan produk-produk kolektor, yang ditujukan baik untuk pemain baru maupun penggemar lama yang ingin menambah koleksi memorabilia mereka.
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai rilis di Indonesia, para distributor pihak ketiga diharapkan dapat membawa produk ini ke pasar lokal, mengingat tingginya antusiasme dari penggemar game di negara ini.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: