Jumat, 17 OKTOBER 2025 • 13:52 WIB

OpenAI Perkenalkan Fitur Konten Dewasa di ChatGPT dengan Pembatasan Usia Ketat

Author

OpenAI Perkenalkan Fitur Konten Dewasa di ChatGPT dengan Pembatasan Usia Ketat

OpenAI mengumumkan bahwa mulai bulan Desember, pengguna ChatGPT akan diizinkan untuk membuat konten dewasa, namun akses ini hanya untuk pengguna yang terverifikasi berusia dewasa.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

CEO OpenAI, Sam Altman, menjelaskan bahwa pembatasan usia yang lebih ketat akan diimplementasikan untuk memastikan kecocokan konten dengan kategori usia pengguna.

Pengaturan Konten Dewasa di ChatGPT

Mulai Desember, OpenAI akan memperbolehkan pembuatan konten dewasa di ChatGPT sebagai bagian dari upaya mengenali pengguna dewasa.

Sam Altman menyatakan, "konten erotika akan diizinkan untuk pengguna yang sudah dilengkapi dengan verifikasi usia."

Namun, OpenAI belum merinci metode verifikasi usia yang akan diterapkan, hal ini menjadi penting mengingat risiko terkait penggunaan konten dewasa.

Langkah ini sejalan dengan komitmen OpenAI untuk memperhatikan isu kesehatan mental pengguna dengan menerapkan pembatasan yang dianggap perlu.

Langkah Mitigasi Masalah Kesehatan Mental

Sam Altman menjelaskan bahwa OpenAI telah mengimplementasikan berbagai pembatasan dalam ChatGPT untuk menjaga kesehatan mental pengguna.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana

Ia mencatat, "kami telah berhasil memitigasi masalah kesehatan mental dan memiliki alat-alat baru untuk mencapainya."

Meskipun demikian, beberapa pembatasan kadang mempengaruhi kenyamanan pengguna lainnya.

Langkah-langkah mitigasi tersebut dirancang agar interaksi dengan ChatGPT tetap aman dan nyaman bagi semua pengguna.

Fitur Baru dan Teknologi Prediksi Usia

Dalam pengumuman terpisah, Altman mengungkapkan bahwa OpenAI akan merilis versi baru ChatGPT yang memungkinkan pengguna untuk lebih mengontrol nada dan kepribadian chatbot.

Ia menekankan, "Jika Anda ingin ChatGPT merespons dengan cara yang sangat mirip manusia, menggunakan banyak emoji, atau bertindak seperti teman, ChatGPT seharusnya melakukannya."

Terbaru, OpenAI juga sedang mengembangkan teknologi prediksi usia yang dapat memperkirakan usia pengguna berdasarkan interaksi mereka dengan ChatGPT.

Inisiatif ini bertujuan untuk melindungi pengguna di bawah 18 tahun dari konten yang tidak sesuai.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU