Jumat, 13 MARET 2026 • 13:27 WIB

BYD Siapkan Langkah Awal Menuju Ajang Formula One

Author

BYD Siapkan Langkah Awal Menuju Ajang Formula One

Produsen mobil listrik terkemuka, BYD, sedang mempertimbangkan untuk berpartisipasi dalam ajang balap Formula One (F1). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan citra merek secara global dalam industri otomotif.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer

Sumber dari Bloomberg menjelaskan bahwa selain F1, BYD juga tertarik untuk berkompetisi di World Endurance Championship, termasuk 24 Hours of Le Mans.

Kesiapan Masuk F1

Apabila keputusan untuk bergabung ke F1 terwujud, BYD akan menjadi wakil pertama dari China di ajang motorsport global ini. Perusahaan ini berpotensi untuk bersaing dengan merek-merek ternama seperti Ferrari, Mercedes-AMG, dan McLaren.

Namun, tidak ada kejelasan apakah BYD akan membentuk tim baru atau mengakuisisi tim yang sudah ada. Proses untuk masuk ke grid F1 bukanlah hal yang mudah, mengingat banyaknya pertimbangan teknis dan finansial yang diperlukan.

Federation Internationale de l'Automobile (FIA) telah menetapkan berbagai syarat ketat dalam aspek teknis, keuangan, serta tata kelola, yang menjadi perhatian utama bagi merek yang ingin berpartisipasi.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Tantangan dalam Proses Pendaftaran

Tantangan besar dihadapi oleh calon peserta F1, seperti yang dialami oleh Mario Andretti yang mendapatkan penolakan permohonan untuk bergabung dengan mereknya, Cadillac, pada tahun 2024. Permohonan tersebut baru disetujui pada 2026 setelah ada komitmen pendanaan dari Cadillac.

Fenomena ini mencerminkan pentingnya dukungan finansial yang substansial untuk mendapatkan tempat di grid F1. Cadillac, misalnya, harus membayar biaya anti-dilusi sebesar USD450 juta, setara dengan Rp7,6 triliun, yang menunjukkan betapa kompetitifnya ajang ini.

Oleh karena itu, modal finansial bukan satu-satunya persyaratan, dan BYD perlu mengatur banyak aspek lainnya untuk beradaptasi dengan dunia balap yang menantang ini.

Kemampuan Teknologis BYD

BYD memiliki keunggulan dalam teknologi elektrifikasi, terutama karena peraturan terbaru F1 yang mengharuskan pembagian daya antara mesin bensin dan motor listrik. Dalam sektor ini, BYD diakui memiliki pengalaman yang mendalam dan inovatif.

Sebagai contoh, peraturan F1 terbaru mengharuskan penggunaan mesin V6 turbo 1,6 liter yang dipadukan dengan motor listrik 350 kW, menandakan peningkatan signifikan dalam efisiensi energi dengan penggunaan listrik mencapai hampir 50 persen.

Keterlibatan BYD dalam ajang balap ini dapat menjadi peluang untuk memamerkan kemampuan dalam teknologi mobil performa tinggi, sebagaimana terlihat dari produk unggulannya, Yangwang.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU