PT Honda Prospect Motor (HPM) telah menghentikan produksi model Honda City Hatchback di Indonesia, dengan tidak adanya Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) untuk tahun produksi 2026.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN
Keputusan ini diambil menyusul penurunan signifikan dalam permintaan untuk segmen hatchback di pasar nasional.
Alasan Penghentian Produksi
Sales & Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy, mengonfirmasi bahwa produksi City Hatchback telah dihentikan dikarenakan rendahnya permintaan untuk model tersebut.
Dia menekankan, 'City Hatchback itu kita sudah stop produksinya, tapi penjualan masih ada karena demand-nya memang hatchback sekarang kurang.'
Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis
Statistik Produksi dan Distribusi
Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa produksi terakhir City Hatchback berlangsung pada Maret 2025, dengan total produksi sebanyak 120 unit.
Distribusi terakhir dari pabrik ke dealer tercatat pada Juli 2025 sebanyak 66 unit, sementara total wholesales sepanjang tahun 2025 mencapai 456 unit dan total produksi sebanyak 400 unit.
Menghadapi Perubahan Pasar
Dengan penghentian produksi dan tidak adanya NIK untuk tahun 2026, masa depan model City Hatchback kini bergantung pada dinamika pasar yang dapat memengaruhi permintaan di masa mendatang.
Perubahan dari hatchback ke SUV menunjukkan tren signifikan di mana banyak konsumen beralih ke kendaraan berukuran lebih besar dengan fitur yang lebih banyak.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: