Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 16:15 WIB

Pikap Impor Mahindra Siap Menjawab Tantangan Bahan Bakar di Tanah Air

Author

Pikap Impor Mahindra Siap Menjawab Tantangan Bahan Bakar di Tanah Air

PT Agrinas Pangan Nusantara mengonfirmasi bahwa pikap impor asal India, Mahindra Scorpio, dirancang untuk dapat beroperasi dengan berbagai jenis bahan bakar, termasuk Bio Solar berkualitas rendah.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, menjelaskan bahwa spesifikasi mesin menjadi faktor utama dalam pengadaan kendaraan tersebut.

Spesifikasi Utama Pikap Mahindra Scorpio

Pikap Mahindra Scorpio dilengkapi mesin diesel 2.2 liter mHawk yang mampu memproduksi tenaga hingga 140 tenaga kuda dengan torsi maksimum 320 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan.

Pika ini menawarkan dua mode penggerak, yakni 2WD dan 4WD, serta fitur 4Low yang berguna ketika melintasi medan berat. Dengan semua fitur ini, kapasitas angkut pikap ini mencapai 1,2 ton dan mampu menarik beban maksimum hingga 2,5 ton.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Inovasi Sistem Filtrasi Bahan Bakar

Salah satu keunggulan utama dari pikap ini adalah sistem double filter yang memungkinkan kendaraan bekerja secara optimal meskipun dengan kualitas solar yang rendah. Sistem ini sangat penting mengingat kualitas bahan bakar yang tidak selalu memenuhi standar di berbagai wilayah di Indonesia.

Joao Mota menekankan pentingnya sistem filtrasi ganda dalam menjaga performa mesin saat menggunakan Bio Solar CN 48. Hal ini menunjukkan adaptabilitas pikap terhadap kondisi nyata di lapangan, memberikan nilai lebih bagi pengguna.

Rencana Produksi Kendaraan di Indonesia

Dalam kerjasama dengan Mahindra, PT Agrinas Pangan Nusantara menjanjikan untuk mendirikan bengkel dan diler. Selain itu, ada rencana untuk membangun pabrik di Indonesia pada tahun 2027 atau 2028.

Langkah ini diharapkan berkontribusi pada penguatan industri otomotif lokal, dengan Tata Motors juga direncanakan membangun fasilitas produksi di Indonesia pada tahun 2029. Komitmen ini menunjukkan upaya Agrinas dalam meningkatkan kemandirian dalam penyediaan kendaraan niaga.

Baca juga: Lima Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU