Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 23:50 WIB

Fenomena Pegal Setelah Duduk Lama: Penyebab dan Dampaknya

Author

Fenomena Pegal Setelah Duduk Lama: Penyebab dan Dampaknya

Pegal setelah lama duduk adalah keluhan yang umum dialami banyak orang, dari pekerja kantoran hingga mahasiswa, yang dapat berdampak negatif pada produktivitas.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Berbagai faktor berkontribusi terhadap rasa pegal ini, membuat penting untuk memahami penyebab dan cara mencegahnya.

Tekanan Pada Otot dan Persendian

Saat seseorang duduk dalam waktu yang lama, otot-otot terutama di bagian punggung dan pinggul mengalami tekanan berlebih. Hal ini dapat menyebabkan ketegangan dan rasa sakit yang signifikan.

Postur duduk yang tidak benar, seperti membungkuk atau posisi yang tidak nyaman, juga berkontribusi terhadap ketidakseimbangan struktur tubuh. Akibatnya, kondisi otot dan sendi akan semakin memburuk dan mudah mengalami kelelahan.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Kurangnya Sirkulasi Darah

Duduk terlalu lama dapat menghambat aliran darah di dalam tubuh, sehingga mengurangi efektivitas sirkulasi. Ketika aliran darah terbatas, otot-otot tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup untuk berfungsi dengan baik.

Kondisi ini dapat menyebabkan otot merasa lelah dan menghasilkan rasa pegal. Untuk mengatasi hal ini, sangat disarankan untuk melakukan peregangan atau berdiri secara berkala.

Dampak Psikologis dan Stres

Stres juga berperan penting dalam menyebabkan rasa pegal setelah duduk lama. Ketika seseorang mengalami keadaan tertekan, otot-otot tubuh dapat berkontraksi tanpa disadari, menyebabkan ketegangan berlebih di area tertentu.

Area yang sering terkena dampak ketegangan ini termasuk leher dan bahu. Mengatur pola pikir serta melakukan teknik relaksasi dapat membantu mengurangi efek negatif dari stres ini.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU