Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 13:39 WIB

Menelusuri Manfaat Jalan Kaki: Apakah 10 Ribu Langkah Itu Penting?

Author

Menelusuri Manfaat Jalan Kaki: Apakah 10 Ribu Langkah Itu Penting?

Jalan kaki sejauh 10 ribu langkah setiap harinya telah menjadi perbincangan hangat, terutama dalam konteks kesehatan masyarakat. Banyak yang bertanya, apakah angka tersebut benar-benar meningkatkan kesehatan kita secara signifikan?

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Dalam artikel ini, kita akan meneliti apakah ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tentang manfaat jalan kaki sebanyak 10 ribu langkah dan apa saja perspektif lain yang perlu diperhatikan.

Dasar Ilmiah di Balik 10 Ribu Langkah

Konsep berjalan sejauh 10 ribu langkah per hari mulai muncul pada tahun 1960-an ketika pedometer bernama 'manpo-kei' diperkenalkan di Jepang. Istilah 'manpo' berarti seribu dan 'kei' berarti alat ukur, sehingga angka 10 ribu langkah menjadi mudah diingat.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mencapai 10 ribu langkah dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan jantung serta menurunkan risiko penyakit kronis. Namun, angka ini sering dianggap sebagai panduan ketimbang suatu keharusan.

Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa 7.500 langkah per hari sudah cukup memberikan manfaat kesehatan yang signifikan, termasuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan metabolisme. Ini menunjukkan bahwa 10 ribu langkah bukanlah patokan mutlak.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Manfaat Kesehatan Berjalan Kaki

Berjalan kaki dapat membantu mengurangi berat badan dan menjaga postur tubuh yang baik. Aktivitas fisik ini juga bermanfaat bagi kesehatan mental, karena dapat mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam 'Journal of Clinical Psychiatry' menyatakan bahwa aktivitas fisik seperti berjalan dapat membantu mengurangi gejala depresi. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk lebih banyak beraktivitas secara fisik dalam keseharian mereka.

Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh, berjalan kaki juga berkontribusi terhadap kesehatan otak. Aktivitas ini dilaporkan dapat meningkatkan fungsi kognitif dan memori, berkat peningkatan aliran darah ke otak.

Kesalahpahaman Masyarakat Tentang Jalan Kaki

Banyak orang percaya bahwa berjalan sebanyak 10 ribu langkah setiap hari adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Ini adalah pemahaman yang keliru, karena aktivitas fisik lain juga dapat memberikan dampak positif yang sama.

Selain jumlah langkah, kualitas berjalan juga penting. Berjalan dengan kecepatan lebih tinggi atau di medan yang menantang bisa memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan hanya sekedar menghitung langkah.

Penting untuk diingat, kepentingan untuk tetap aktif tidak selalu bergantung pada angka tertentu. Aktivitas fisik sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan serta kondisi kesehatan masing-masing individu.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Vio

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU