Di tahun 2025, tren glamping semakin menarik perhatian banyak orang yang ingin merasakan kenyamanan berlibur di alam terbuka.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Campuran antara glamour dan camping ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari sekadar berkemah biasa.
Apa Itu Glamping?
Glamping, atau glamorous camping, adalah cara baru untuk menikmati alam tanpa harus tidur di tenda biasa.
Konsep ini sering kali menawarkan fasilitas seperti tempat tidur nyaman, listrik, dan bahkan kamar mandi pribadi, yang membuat pengalaman berkemah lebih menyenankan.
Pertama kali muncul di Eropa, glamping telah dengan cepat menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Dengan panorama alam yang memukau, glamping menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin bersantai tanpa menghilangkan nuansa petualangan.
Destinasi Glamping Terbaik di Indonesia
Beberapa tempat glamping di Indonesia telah menjadi sorotan, seperti Bintan dan Bali.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Di Bintan, pengunjung dapat menikmati suasana pantai yang indah sambil bermalam di tenda-tenda mewah yang menghadap langsung ke laut.
Sementara di Bali, pilihan glamping di tengah hutan memberikan pengalaman spiritual yang unik.
Misalnya, beberapa tempat menawarkan yoga dan spa sebagai bagian dari paket menginap, menjadikan liburan semakin menyegarkan.
Mengapa Glamping Jadi Pilihan Utama?
Kenyamanan yang ditawarkan glamping menarik banyak orang, terutama di tengah kesibukan dan stres kehidupan modern.
Dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan camping biasa, banyak yang memilih glamping sebagai alternatif liburan.
Glamping juga menarik bagi keluarga dan pasangan yang ingin menghabiskan waktu bersama di tempat yang berbeda.
Banyak penyelenggara glamping menawarkan pengalaman unik, seperti makanan lokal dan aktivitas outdoor yang mendebarkan, sehingga ekosistem wisata ini semakin berkembang.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: