Di tengah kesadaran akan perubahan iklim, sepatu ramah lingkungan atau 'sustainable sneakers' mulai menjadi pilihan yang diminati masyarakat modern.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Konsep ini tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga mengusung nilai keberlanjutan yang semakin penting dalam dunia mode saat ini.
Apa itu Sustainable Sneakers?
Sustainable sneakers adalah jenis sepatu yang dibuat dengan memperhatikan dampak lingkungan, mulai dari pemilihan material hingga proses produksinya.
Bahan yang digunakan sering kali terbuat dari sumber-sumber yang ramah lingkungan, seperti katun organik, daur ulang plastik, dan karet alami.
Merek-merek sepatu ini berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dan limbah yang dihasilkan, menjadikannya pilihan yang bertanggung jawab bagi konsumen.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Tren dan Penerimaan di Kalangan Konsumen
Popularitas sustainable sneakers semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan isu-isu lingkungan.
Menurut laporan dari GlobalData, 73% orang dewasa di seluruh dunia mengatakan bahwa mereka bersedia mengubah kebiasaan belanja demi melindungi lingkungan.
Banyak merek besar seperti Nike dan Adidas juga mulai meluncurkan lini produk mereka yang berbasis keberlanjutan, menunjukkan bahwa industri mode bersiap untuk berubah.
Dampak Sosial dan Lingkungan
Keberadaan sustainable sneakers berdampak positif tidak hanya pada kesehatan planet, tetapi juga pada komunitas lokal yang terlibat dalam proses produksi.
Merek yang berfokus pada keberlanjutan sering kali berkolaborasi dengan pengrajin lokal, sehingga memberikan peluang kerja dan meningkatkan perekonomian lokal.
Dari perspektif lingkungan, penggunaan material daur ulang membantu mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan, serta mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya yang tidak terbarukan.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: