Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, berpotensi bertemu Aryna Sabalenka, petenis peringkat satu dunia, pada babak ketiga BNP Paribas Open di Indian Wells, California.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Undian WTA 1000 yang dirilis Rabu menunjukkan bahwa keduanya berada pada kuarter yang sama, di mana Sabalenka akan kembali bertanding setelah tampil di final Australian Open.
Kemajuan Janice Tjen di Middle East Swing
Janice Tjen, yang lahir di Jakarta, telah menunjukkan peningkatan signifikan dengan meraih peringkat 36 dunia setelah berpartisipasi dalam Dubai Duty Free Tennis Championships, yang merupakan bagian dari ajang WTA 1000 musim ini.
Pada Mubadala Abu Dhabi Open 2026, Janice memulai Middle East Swing dengan mengalahkan Maya Joint, petenis No. 1 Australia, meskipun harus terhenti di babak kedua oleh Liudmila Samsonova, unggulan kelima.
Meskipun tersingkir dari kompetisi tunggal, Janice berhasil mencapai semifinal di sektor ganda bersama Alexandra Eala dari Filipina.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Kinerja Janice di Turnamen WTA Sebelumnya
Sebelumnya, pada WTA 1000 Doha, Janice harus mengakui kekuatan Iga Swiatek, unggulan teratas, di babak kedua setelah sebelumnya mengalahkan Beatrice Haddad Maia asal Brasil.
Di WTA 1000 Dubai, Janice menembus 16 besar dengan kemenangan atas Dayana Yastremska dan Leylah Fernandez sebelum tersingkir oleh Amanda Anisimova, unggulan kedua.
Setelah penampilan yang mengesankan, pertandingan di Indian Wells menjadi sangat menarik bagi Janice, terutama saat menghadapi Jaqueline Cristian, petenis berusia 27 tahun yang saat ini berada di peringkat 35.
Persaingan di BNP Paribas Open
Seandainya Janice berhasil melewati babak pertama, kemungkinan besar dia akan berhadapan kembali dengan Maya Joint, sedangkan Sabalenka menanti pemenang antara Alycia Parks dan seorang petenis kualifikasi.
Meskipun Sabalenka telah menjadi finalis dua kali di Indian Wells, dia belum meraih gelar juara dalam kompetisi ini, sedangkan Janice menggunakan pengalaman bertanding di WTA 1000 sebagai bagian dari perjalanan kariernya yang terus meningkat.
Tahun 2025 menjadi titik tolak penting bagi Janice, yang meroket dari peringkat 411 menjadi 53 dunia dalam waktu yang singkat.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: